Kereta kencang kerap kena kerikil kecil kemarin.
Pelintiran Lidah (Tongue Twister)
Dapatkan pelintiran lidah acak, dari yang mudah untuk anak-anak sampai yang sulit dan bikin orang dewasa keseleo lidah. Tekan Berikutnya, bacakan dengan lantang, lalu coba tiga kali cepat.
Kategori
Tingkat kesulitan
Tidak ada yang cocok dengan filter ini
Aktifkan lebih banyak kategori atau hapus satu filter.
160 tongue twister cocok dengan filtermu · Tekan Space untuk yang berikutnya
Tongue twister 160
- Gaya klasik
Kakek Karto kerap kali kena kutu kasur kecil.
- Gaya klasik
Bu Bibah bawa baju biru, Bu Bibi bawa baju baru.
- Gaya klasik
Pak Pardi parkir pikap putih di pinggir pasar pagi.
- Gaya klasik
Tante Tuti tukar tas tua tiap Selasa.
- Gaya klasik
Sepuluh sendok sup sama sisanya sebuah sendok sendiri.
- Gaya klasik
Kemarin kakakku kehilangan kunci kamar kakek.
- Gaya klasik
Paman Panji panggil pak pos, pak pos pergi pagi.
- Gaya klasik
Budi bawa buku biru, Beni bawa bola besar.
- Gaya klasik
Dedi dan Dodi duduk di depan dapur dekat dahan.
- Gaya klasik
Lina lupa lampu lorong lalu lari lintang-pukang.
- Gaya klasik
Gagak gagah gagal gigit jagung gurih.
- Gaya klasik
Nenek Nani nanti nonton nyanyian nelayan.
- Gaya klasik
Rina rajin rapikan rak roti rasa rempah.
- Gaya klasik
Seseorang sedang sibuk menyisir sisa sampah di sawah.
- Gaya klasik
Kotak kardus kosong kebetulan kita kunci kemarin.
- Gaya klasik
Mama menimang Mimi di meja makan malam.
- Gaya klasik
Hari Rabu ratusan rusa rebut rumput rimbun.
- Gaya klasik
Pak Jaja jual jeruk, jambu, jahe, juga jagung.
- Gaya klasik
Wati waswas waktu warung wafel waktu waktu buka.
- Hewan
Kucing kecil kejar kupu-kupu kuning.
- Hewan
Kerbau kurus kunyah rumput kering.
- Hewan
Bebek bobo di bawah bambu.
- Hewan
Kodok kecil kuak-kuak di kolam keruh.
- Hewan
Semut sibuk seret sisa sagu.
- Hewan
Kelinci kecil kunyah kol kuning.
- Hewan
Ikan lele lari lewat lumpur.
- Hewan
Burung beo bicara banyak bohong.
- Hewan
Monyet makan mangga manis.
- Hewan
Itik ikut Ika ke ikan-ikan.
- Hewan
Gajah gemuk gemar goyang-goyang.
Apa yang dilakukannya
Pelintiran lidah, atau tongue twister, adalah rangkaian kata yang penuh bunyi serupa sehingga sulit diucapkan dengan cepat. Halaman ini memilih satu secara acak dari koleksi kami, yang memadukan pelintiran tradisional dengan yang baru kami tulis sendiri.
Pilih tingkat kesulitan dan kategori, lalu ketuk bacakan untukku untuk mendengar pelintiran itu diucapkan oleh suara bawaan browsermu.
Cara memakainya
- Pilih tingkat kesulitan. Mudah, sedang, atau sulit.
- Pilih kategori dengan chip kalau kamu ingin tema.
- Atur peringkat usia. Anak dan remaja tampil secara bawaan.
- Tekan Berikutnya (atau tombol Spasi) untuk pelintiran lidah baru.
- Ketuk bacakan untukku untuk mendengar bagaimana seharusnya bunyinya. Suaranya berasal dari perangkatmu, jadi bisa berbeda antara ponsel dan komputer.
- Tampilkan daftar atau salin pelintiran kalau kamu ingin menyimpan atau membagikannya.
Cara mengadakan tantangan pelintiran lidah
- Bacakan pelintirannya pelan-pelan sekali, supaya semua orang tahu kata-katanya.
- Setiap pemain mengucapkannya tiga kali berturut-turut, secepat mungkin.
- Hitung kesalahannya. Setiap keseleo, jeda panjang, atau bunyi yang tertukar dihitung satu kesalahan.
- Kesalahan paling sedikit menang. Untuk menentukan pemenang kalau seri, tambahkan putaran keempat – atau naikkan tingkat kesulitan.
Mau lebih sulit? Minta pemain mengucapkan pelintiran sambil bertepuk tangan mengikuti ketukan tetap.
Buat pelintiran lidahmu sendiri
Membuat pelintiran sendiri adalah tantangan seru untuk anak-anak dan orang dewasa.
- Pilih satu bunyi, misalnya "b".
- Kumpulkan kata yang diawali bunyi itu, ditambah beberapa kata dengan bunyi yang mirip, seperti "p" dan "m".
- Susun kalimat yang nyaris masuk akal. Konyol itu bagus.
- Uji. Ucapkan tiga kali cepat. Kalau tidak keseleo, ganti dengan kata yang bunyinya lebih licin.
Ini satu buatan kami: Bu Bunga beli buku biru, bukan buku baru. Kalimat pendek yang berpindah-pindah antara bunyi yang mirip adalah yang paling sulit diucapkan.
Cara memakai pelintiran lidah
Latihan bicara jelas
Pelintiran melatih mulutmu berpindah cepat antara bunyi yang mirip. Banyak orang memakainya sebagai pemanasan sebelum berbicara atau presentasi.
Belajar bahasa
Banyak pelintiran berfokus pada bunyi yang dianggap sulit oleh pembelajar. Dengarkan dengan bacakan untukku, lalu ulangi.
Pemanasan di kelas
Satu pelintiran cepat membangunkan kelas yang mengantuk. Pakai yang mudah untuk anak-anak yang lebih kecil dan biarkan mereka mencoba berpasangan.
Latihan drama dan paduan suara
Aktor dan penyanyi memakai pelintiran untuk melemaskan bibir dan lidah sebelum latihan atau pertunjukan.
Tantangan pesta
Bergiliran dengan yang sulit dan catat skor. Kesalahannya adalah separuh keseruan.
Tips
- Pelan dulu. Pastikan setiap bunyi benar sebelum mempercepat.
- Lebihkan. Gerakkan bibir dan lidah lebih dari biasanya.
- Dengar, lalu ulangi. Tombol bacakan untukku memberimu contoh untuk ditiru.
- Tiga kali cepat adalah saat lintirannya benar-benar terasa.
- Lebih banyak permainan kata: coba game kata lagu atau pertanyaan pilih mana.
Pertanyaan
Di mana menemukan pelintiran lidah yang sulit?
Atur tingkat kesulitan ke sulit. Pelintiran itu lebih panjang dan mengulang bunyi yang mudah tertukar, jadi sulit bahkan dengan kecepatan pelan.
Apakah ada pelintiran lidah untuk anak-anak?
Ada. Pilih tingkat mudah dan biarkan peringkat anak aktif. Pelintiran pendek dan konyol cocok untuk pembaca muda.
Mengapa pelintiran lidah begitu sulit diucapkan?
Karena menaruh bunyi serupa berdekatan, sehingga mulutmu harus berganti bentuk dengan sangat cepat. Saat kamu mempercepat, bunyinya mulai kabur dan bertukar tempat.
Apakah pelintiran lidah membantu bicara?
Banyak orang memakainya untuk melatih ucapan yang jelas atau bunyi sulit dalam bahasa baru. Ini latihan yang seru, bukan pengganti saran terapis wicara.
Bagaimana cara kerja bacakan untukku?
Fitur ini memakai suara bicara bawaan browsermu. Suara dan aksennya bergantung pada perangkat dan pengaturannya.
Apa cara terbaik berlatih pelintiran lidah?
Ucapkan pelan dan jelas beberapa kali, lalu percepat sedikit demi sedikit. Kalau keseleo, pelankan lagi daripada memaksakan diri.
Apakah kalian menulis pelintiran lidah ini sendiri?
Sebagian adalah pelintiran tradisional yang diwariskan turun-temurun. Sisanya kami tulis sendiri.
Terakhir diperbarui 2 Oktober 2026