Generator Frasa Acak

Generator frasa acak ini menampilkan idiom atau peribahasa yang umum, artinya, dan cara memakainya. Tekan Berikutnya untuk yang lain, atau beralih ke daftar dan jelajahi.

Tampilkan sekaligus
Peribahasa

Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit.

Arti
Sesuatu yang sedikit jika dikumpulkan terus akan menjadi banyak.
Contoh
Menabung seribu perak setiap hari, sedikit demi sedikit lama-lama menjadi bukit.

96 frasa cocok dengan filtermu · Tekan Space untuk yang berikutnya

Frasa dan peribahasa 96

  1. Peribahasa

    Sudah jatuh ditimpa tangga.

    Arti
    Mendapat kemalangan beruntun.
    Contoh
    Sakit lalu kehilangan pekerjaan, sudah jatuh ditimpa tangga.
  2. Peribahasa

    Air tenang jangan disangka tiada buaya.

    Arti
    Orang yang tampak tenang bisa saja berbahaya.
    Contoh
    Jangan lengah, air tenang jangan disangka tiada buaya.
  3. Peribahasa

    Tak kenal maka tak sayang.

    Arti
    Kita baru bisa menyayangi setelah mengenal.
    Contoh
    Ayo berkenalan dulu, tak kenal maka tak sayang.
  4. Peribahasa

    Duduk sama rendah, berdiri sama tinggi.

    Arti
    Memperlakukan semua orang secara setara.
    Contoh
    Dalam musyawarah, duduk sama rendah, berdiri sama tinggi.
  5. Peribahasa

    Mati satu tumbuh seribu.

    Arti
    Setiap yang hilang akan digantikan yang baru.
    Contoh
    Satu pohon tumbang, mati satu tumbuh seribu.
  6. Peribahasa

    Tangan mencencang, bahu memikul.

    Arti
    Yang berbuat harus menanggung akibatnya.
    Contoh
    Kamu yang memulai, tangan mencencang bahu memikul.
  7. Peribahasa

    Rambut sama hitam, hati lain-lain.

    Arti
    Penampilan sama, tetapi pikiran tiap orang berbeda.
    Contoh
    Kita sekelas, tapi rambut sama hitam hati lain-lain.
  8. Peribahasa

    Telunjuk lurus, kelingking berkait.

    Arti
    Berpura-pura jujur, tetapi menyembunyikan niat curang.
    Contoh
    Wajahnya polos, tapi telunjuk lurus kelingking berkait.
  9. Peribahasa

    Mengukur baju di badan sendiri.

    Arti
    Menyesuaikan diri dengan kemampuan sendiri.
    Contoh
    Belanjalah sesuai penghasilan, ukur baju di badan sendiri.
  10. Peribahasa

    Berjalan peliharakan kaki, berkata peliharakan lidah.

    Arti
    Hati-hati dalam bertindak dan berbicara.
    Contoh
    Ingat nasihat kakek, berjalan peliharakan kaki, berkata peliharakan lidah.
  11. Peribahasa

    Kecil teranja-anja, besar terbawa-bawa.

    Arti
    Kebiasaan sejak kecil terbawa sampai dewasa.
    Contoh
    Ajari anak disiplin sejak dini, kecil teranja-anja besar terbawa-bawa.
  12. Peribahasa

    Jauh panggang dari api.

    Arti
    Jauh dari yang diharapkan.
    Contoh
    Hasil lombanya jauh panggang dari api.
  13. Peribahasa

    Bagai api dalam sekam.

    Arti
    Bahaya yang tersembunyi.
    Contoh
    Pertikaian itu bagai api dalam sekam.
  14. Peribahasa

    Bagai embun di ujung rumput.

    Arti
    Sesuatu yang cepat hilang.
    Contoh
    Kebahagiaan mereka bagai embun di ujung rumput.
  15. Peribahasa

    Bagai aur dengan tebing.

    Arti
    Saling membutuhkan dan menolong.
    Contoh
    Dua sahabat itu bagai aur dengan tebing.
  16. Peribahasa

    Bagai gunting dalam lipatan.

    Arti
    Musuh yang menyamar di antara kita.
    Contoh
    Dia bagai gunting dalam lipatan, membocorkan rahasia.
  17. Peribahasa

    Bagai tikus membaiki labu.

    Arti
    Berniat memperbaiki tetapi justru merusak.
    Contoh
    Alih-alih membantu, ia bagai tikus membaiki labu.
  18. Peribahasa

    Bagai air dengan ikan.

    Arti
    Tak terpisahkan karena saling membutuhkan.
    Contoh
    Kakak dan adik itu bagai air dengan ikan.
  19. Peribahasa

    Ayam bertelur sebiji, riuh sekampung.

    Arti
    Hal kecil dibicarakan terlalu ramai.
    Contoh
    Prestasi kecil itu dirayakan, ayam bertelur sebiji riuh sekampung.
  20. Peribahasa

    Lebih baik jadi kepala ayam daripada ekor naga.

    Arti
    Lebih baik memimpin kelompok kecil daripada menjadi bawahan di kelompok besar.
    Contoh
    Ia memilih perusahaan kecil, lebih baik kepala ayam daripada ekor naga.
  21. Peribahasa

    Sekali air bah, sekali tepian berubah.

    Arti
    Zaman berganti dan kebiasaan pun berubah.
    Contoh
    Sekali air bah sekali tepian berubah, cara belajar kini lain.
  22. Peribahasa

    Alam terkembang jadi guru.

    Arti
    Alam sekitar adalah tempat belajar.
    Contoh
    Alam terkembang jadi guru, kita belajar dari musim.
  23. Peribahasa

    Sebab pulut santan binasa, sebab mulut badan binasa.

    Arti
    Ucapan yang salah mencelakakan diri sendiri.
    Contoh
    Jaga ucapan, sebab mulut badan binasa.
  24. Peribahasa

    Hati gajah sama dilapah, hati kuman sama dicecah.

    Arti
    Bersama-sama dalam suka dan duka, besar atau kecil.
    Contoh
    Warga bergotong royong dengan semangat itu.
  25. Peribahasa

    Tinggi gunung seribu janji.

    Arti
    Banyak janji tetapi tak ditepati.
    Contoh
    Politisi itu penuh janji, tinggi gunung seribu janji.
  26. Peribahasa

    Anak dipangku dilepaskan, beruk di rimba disusukan.

    Arti
    Mengurus orang lain, lalai pada keluarga sendiri.
    Contoh
    Ia sibuk mengurus tetangga hingga anaknya terabaikan.
  27. Peribahasa

    Tak lapuk dihujan, tak lekang dipanas.

    Arti
    Teguh dan kokoh sepanjang masa.
    Contoh
    Persahabatan mereka tak lapuk dihujan, tak lekang dipanas.
  28. Peribahasa

    Sudah gaharu cendana pula.

    Arti
    Berpura-pura tidak tahu padahal sudah tahu.
    Contoh
    Kamu sudah tahu, sudah gaharu cendana pula.
  29. Peribahasa

    Pisau bermata dua.

    Arti
    Sesuatu yang bisa menguntungkan dan merugikan.
    Contoh
    Media sosial itu pisau bermata dua.
  30. Peribahasa

    Kerja keras tak mengkhianati hasil.

    Arti
    Usaha yang sungguh-sungguh membuahkan hasil.
    Contoh
    Dia lulus dengan nilai terbaik karena kerja keras tak mengkhianati hasil.

Apa yang dilakukan generator frasa acak

Bahasa Indonesia penuh ungkapan yang maknanya berbeda dari kata-katanya. Banting tulang tidak ada hubungannya dengan tulang yang dibanting, dan kambing hitam tidak ada kaitannya dengan kambing. Setiap kartu menampilkan satu frasa dari bank kami sendiri, penjelasan sederhana tentang artinya, dan contoh kalimat yang menunjukkan pemakaiannya.

Kami menulis setiap arti dan contoh sendiri dengan kata-kata sederhana, jadi penjelasannya lebih mudah diikuti daripada frasanya.

Cara memakainya

  1. Pilih kategori dengan chip kalau kamu ingin mempersempit bank.
  2. Pilih berapa yang ditampilkan. Satu frasa per kali, atau beberapa sekaligus.
  3. Tekan Berikutnya (atau tombol Spasi) untuk frasa baru.
  4. Baca arti dan contohnya di bawah setiap frasa.
  5. Salin dengan tombol salin, atau beralih ke tampilan daftar untuk menjelajahi banyak frasa sekaligus.

Cara memakai frasa acak

Belajar idiom dan peribahasa

Ungkapan kiasan adalah salah satu bagian tersulit dalam bahasa, karena maknanya tidak bisa ditebak dari kata-katanya. Pelajari satu per hari: baca artinya, ucapkan contohnya dengan lantang, lalu buat kalimatmu sendiri.

Menulis dialog yang wajar

Orang sungguhan berbicara dengan ungkapan. Menyisipkan ungkapan yang tepat ke ucapan tokoh membuat dialog terdengar wajar – hanya jangan sampai setiap kalimat bersandar pada satu ungkapan.

Pelajaran idiom di kelas

Minta murid menggambar arti harfiah sebuah frasa – tulang sungguhan yang dibanting – lalu menjelaskan arti sebenarnya. Gambar-gambarnya selalu disukai.

Permainan tebak arti

Bacakan frasa dengan lantang dan biarkan semua orang menebak artinya sebelum kamu membacakan jawabannya. Cocok untuk malam permainan keluarga, kelas bahasa, atau perjalanan jauh.

Peragakan

Frasa umum sangat cocok untuk tebak gaya: peragakan arti harfiahnya dan biarkan yang lain menebak ungkapannya. Generator tebak gaya kami punya lebih banyak lagi untuk diperagakan.

Judul dan pemantik cerita

Banyak ungkapan cocok jadi judul cerita. Pilih satu dan tulis cerita pendek yang diakhiri dengan frasa itu sebagai kalimat terakhir.

Tips agar hasilnya lebih pas

  • Pelajari contohnya, bukan hanya artinya. Melihat frasa dalam kalimat menunjukkan kapan dan bagaimana orang benar-benar memakainya.
  • Pakai dalam sehari. Coba idiom baru dalam percakapan atau pesan tak lama setelah kamu mempelajarinya.
  • Gambarkan. Menggambar arti harfiah sebuah idiom adalah cara yang mudah diingat untuk mempelajari arti sebenarnya.
  • Tetap santai. Banyak ungkapan bersifat tak resmi, jadi simpan untuk cerita, obrolan, dan pidato santai, bukan esai formal.
  • Padukan dengan kalimat. Generator kalimat acak memberimu kalimat utuh untuk berlatih, dari yang sederhana sampai yang konyol.

Pertanyaan

Apa itu idiom?

Idiom adalah frasa yang maknanya berbeda dari makna kata-katanya. Banting tulang berarti bekerja keras sekali, bukan membanting tulang sungguhan.

Apa bedanya frasa, idiom, dan peribahasa?

Frasa adalah kelompok kecil kata apa saja. Idiom adalah frasa dengan makna kiasan, dan peribahasa adalah nasihat atau kearifan singkat yang terkenal, seperti biar lambat asal selamat.

Apakah frasa umum ini benar-benar dipakai orang?

Ya. Bank ini berfokus pada frasa dan idiom umum yang kemungkinan besar kamu dengar dalam bahasa sehari-hari, masing-masing dijelaskan dengan kata-kata sederhana.

Mengapa idiom sulit dipelajari?

Karena maknanya bukan jumlah dari kata-katanya. Kamu harus mempelajari tiap idiom sebagai satu kesatuan, itulah sebabnya melihat arti dan contoh bersamaan membantu.

Bisakah dipakai untuk belajar idiom?

Bisa. Setiap frasa disertai artinya dan contoh kalimat, sehingga cocok jadi alat belajar harian.

Siapa yang menulis arti dan contohnya?

Kami. Semua arti dan contoh kalimat orisinal dan ditulis untuk situs ini.

Bisakah melihat daftar idiom?

Bisa. Beralih ke tampilan daftar untuk menjelajahi banyak frasa sekaligus, atau pilih berapa yang ditampilkan di halaman.

Apakah generator frasa acak ini gratis?

Ya, gratis tanpa pendaftaran. Situs ini tidak memasang cookie dan tidak melacakmu.

Terakhir diperbarui 2 Oktober 2026